//

Wednesday, 27 July 2016

Mensyukuri Atas Penciptaan Makhluk (Manusia)

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Pembaca budiman yang di rahmati Allah SWT.
Marilah senantiasa kita panjatkan puji syukur atas limpahan nikmat, taufiq, hidayat, serta inayah-Nya. Shalawat salam marilah senantiasa kita kumandangkan untuk baginda rosul Muhammad SAW.
Pembaca budiman yang di rahmati Allah SWT.
Marilah kita senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah dengan apa yang telah Allah perintahkan. Dan perlu kita syukuri atas penciptaan kita (manusia) di bumi ini. Perkenankan saya menuliskan sedikit dari apa yang saya sedikit ketahui tentang penciptaan manusia.
Pembaca budiman yang dirahmati Allah SWT.
Sesuatu yang Allah ciptakan adalah mempunyai tujuan dan maksud, sebagaimana penciptaan manusia di bumi ini untuk menjadikan manusia sebagai khalifah. Sebagaimana yang termaktub dalam surah Al Baqarah ayat 30.

وَإِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٞ فِي ٱلۡأَرۡضِ خَلِيفَةٗۖ قَالُوٓاْ أَتَجۡعَلُ فِيهَا مَن يُفۡسِدُ فِيهَا وَيَسۡفِكُ 

ٱلدِّمَآءَ وَنَحۡنُ نُسَبِّحُ بِحَمۡدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَۖ قَالَ إِنِّيٓ أَعۡلَمُ مَا لَا تَعۡلَمُونَ 

Artinya : "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui"

Manusia adalah makhluk Allah yang sempurna dibandingkan dengan makhluk ciptaan Allah lainnya. Manusia diciptakan dengan di lengkapi nafsu dan akal. Berbeda dengan malaikat yang hanya diberikan akal tanpa nafsu, dan berbeda pula dengan binatang yang diberikan nafsu saja. Sehingga manusia akan mencapai puncak kemulyaan lebih diatas malaikat apabila mampu mengendalikan nafsu dengan akalnya dan sebaliknya, akan menjadi makhluk rendah melebihi binatang jika nafsu yang mengendalikan akalnya.

Pembaca budiman yang dirahmati Allah SWT.
Manusia di ciptakan di muka bumi ini tidak untuk berfoya-foya dan bersenda gurau saja, namun Allah mempunyai alasan sebagaimana firmanya dalam surat Adz Dzariyat ayat 56.

وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُونِ 

Artinya : "Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku"

Kita di ciptakan di muka bumi ini sebagai khalifah Allah untuk mengabdikan diri kepada-Nya. Sebagai khalifah tentunya adalah amanah yang teramat berat. Namun ada yang perlu kita syukuri dari sini adalah kemulyaan yang telah Allah berikan kepada kita bila dibandingkan dengan makhluk ciptaan Allah lainya. Seperti contoh Allah menciptakan jin, yang mana jin adalah makhluk Allah yang taat dan pernah merajai para malaikat dan makhluk yang telah di murkai Allah karena telah berpaling.

Dan yang tak kalah penting dari hal tersebut adalah kesempurnaan atas penciptaan manusia. Mari kita lihat  sejenak dari diri kita bila kita bercermin, lihat tubuh kita dari ujung rambut hingga ujung kaki, ada mata, telinga, mulut, hidung. lengan, kaki dan lain sebagainya, belum yang terdapat di dalam tubuh, ada tulang, jantung paru-paru, ginjal usus, lambung dan sebagainya. Yang masing-masing organ bekerja sesuai fungsinya tanpa kita suruh.

وَٱللَّهُ أَخۡرَجَكُم مِّنۢ بُطُونِ أُمَّهَٰتِكُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ شَيۡ‍ٔٗا وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡأَبۡصَٰرَ وَٱلۡأَفۡ‍ِٔدَةَ لَعَلَّكُمۡ  تَشۡكُرُونَ
Artinya : "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur" (QS. An Nahl : 78)

Ibnu Qayyim al Jauzi menengarai syukur kepada Allah merupakan amal tertinggi. Separuh dari iman adalah syukur, sedang separuhnya lagi adalah sabar.

Pembaca budiman yang di rahmanati Allah SWT.
Sebagai khalifah Allah yang senantiasa mengabdikan diri kepada-Nya, tak henti-hentinya mari kita senantiasa meningkatkan iman dan taqwa dengan cara sederhana yaitu melalui syukur. Bersyukur atas semua yang telah Allah limpahkan kepada kita. Mensyukurinya dengan mempergunakan segala sesuatu yang telah Allah berikan untuk kebaikan dan di jalan-Nya.
Semoga kita termasuk orang yang senantiasa bersyukur dan amanah. Amiin... ya robbal 'alamin.
Wallahu a'lam bi showab.

akhirulkalam, Ihdhinashshirathal mustaqiim,
Wallahul Muwaffiq ila Aqwamitthariq
Wassalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.


Tuesday, 5 July 2016

Tata Cara Shalat Idul Fitri

Shalat Idul Fitri  adalah shalat sunnah (muakad) dua raka'at  yang di kerjakan pada hari raya idul fitri. Shalat Idul Fitri di lakukan pada pagi hari (waktu duha/tergelincirnya matahari) dan dilaksanakan secara berjama'ah dan di sertai dengan khutbah.
Tata Cara Sholat Idul Fitri

1. Membaca niat Shalat Idul Fitri,

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْن مَؤمُوْمًاِ للهِ تَعَلَى

"Artinya : "Aku shalat sunnat Idul Fitri dua raka'at makmum karena Allah Ta'ala

2. Takbiratul Ihram (membaca takbir)
Raka'at pertama sebanyak 7X dan raka'at kedua sebanyak 5X.
Diantara bancaan takbir membaca tasbih

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُللهِ وَلاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

3. Membaca do'a Iftitah

كَبِيْرًاوَالْحَمْدُللهِ كَثِيْرًاوَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةًوَاَصِيْلاً إِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَتَرَالسَّمَوَاتِ وَالاَرْضَ، حَنِيْفَ الْمُسْلِماًوَمَا انَاْمِنَ الْمُشْرِكِيْنَ، 

 إِنَّا صَلاَةِ وَنُسُكِ وَمَحْيَا يَا وَمَمَاتِ للهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ، لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَاْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ 

4. Membaca Surat Al Fatihan dan surat lainya.
5. Rukuk (membaca tasbih).
6. I'tidal (membaca bacaan i'tidal)
7. Sujud (membaca tasbih)
8. Duduk sejenak kemudian sujud kedua
9. Betdiri raka'at kedua (membaca takbir 5X)
10. Membaca surat Al Fatihah dan surat lainya.
11. Rukuk (membaca tasbih).
12. I'tidal (membaca bacaan i'tidal)
13. Sujud (membaca tasbih)
14. Duduk sejenak kemudian sujud kedua
15. Tahiat akhir (membaca tahiat dan sho.awat)
16.Salam (di awali toleh kekanan dahulu).

Setelah selesai shalat di lanjutkan dengan khutbah Idul Fitri.

demikian semoga bermanfaat.

Niat Zakat Fitrah

نَوَيْتُ اَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَالْفِطْرِعَنْ نَفْسِى (و . . . ) فَرْضًالِلَّهِ تَعَلى.


Artinya : "Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah saya (dan . . . orang yang mau di zakatkan) karena Allah Ta'ala."